Kamis, 09 Desember 2010

Antara otak kiri dan otak kanan

Gw kemarin baru aja baca buku pertama yang berhasil gw beli pakek uang saku gw sendiri.. Judul nya Misteri Otak kiri manusia. udah lama seh gw belinya, sekitar tanggal 29 september 2010, tapi baru aja gw baca kemarin.

Ndek sana dijelasin, klo otak kiri ma otak kanan iku beda.. Tiap orang juga beda2, da yang lebih cenderung ngegunain otak kiri (kayak gw), ada juga yang cenderung ke otak kanan nya (kayak Luphi). Kita komunikasi ma orang juga gag boleh sembarangan. Kayak gw gini. Gw ma Luphi beda, klo gw selalu mikir makek logika N fakta, klo lagi berantem, gw suka ngomong panjang lebar, ngejelasin apa fakta2 yang gw dapet. Sementara Luphi orang nya paling gag suka ma narasi yang gw bikin, dia lebih suka yang singkat2. ibarat membaca, dia mungkin lebih suka membaca sms, dari pada membaca koran.

Ndek buku yang gw baca ini, ada beberapa gaya komunikasi kita ma orang2 yang berotak kanan N berotak kiri. mari kita bahas 1 per 1.

Cara interaksi ma orang yang ber-Otak kanan (kayak LuPhi):
1. Imbangi pembicaraan mereka dengan ceria
2. Berbicara mengenai topik-topik sosial, bukan eksak
3. Gunakan kata-kata bernuansa humanistik dan sosial
4. Jangan menyodorkan fakta dan data
5. Gunakan kata-kata yang berkaitan dengan perasaan
6. Berikan gambaran tentang sesuatu karena mereka dapat membayang kan dengan baik
7. Pujilah mereka dan biasanya mereka akan sangat menyukainya
8. Jangan bicarakan sesuatu yang lampau karena itu hanyalah sebuah kenangan bagi mereka
9. Jangan terlalu masuk ke persoalan mikro dan detail.

Cara Interaksi dengan orang yang ber-Otak kiri (kayak gw):
1. Berbicaralah seperlunya karena mereka tidak suka kata2 yang berlebihan
2. Gunakan sistematika berbicara yang memenuhi persyaratan, yaitu pembukaan, isi dan penutup
3. Sediakan fakta dan data secukupnya
4. Pilih kata-kata yang sesuai dengan topik karena kata-kata ini akan menjadi bahan analisis mereka terhadap kecakapan kita dalam bidang tertentu
5. Jangan terlalu banyak menggunakan bahasa tubuh
6. Gunakan kerangka berpikir alami
7. Jangan terlalu ceria dalam menyampaikan sesuatu (namun tidak berarti harus cemberut)
8. Beri mereka waktu untuk mencerna apa yang kita katakan
9. biarlah mereka menanggapi terlebih dahulu, baru kita meneruskan kalimat berikutnya.

Nah, itu tadi, gw pikir2 mank sama banget kayak gw ma Luphi, gw klo ngomong suka panjang lebar, tapi dy cuman nangkep intine. Dia ngomong singkat, gw bales dengan bikin narasi, panjang banget! Dia ngajak ketawa, gw bales dengan marah2! Tapi disini gw bisa nyimpulin, klo semua orang iku gag harus sama! Tiap orang iku beda, N perbedaan iku gag selalu buruk. Justru dengan perbedaan kita bisa saling melengkapi. kita bisa jadiin perbedaan iku sebagai kekuatan. kayak gw ma Luphi. dia lebih suka nyoba sesuatu yang baru, tapi kelemahan dy, dy gampang bosen, jadi dy gag pernah menekuni apa yang udah dy temuin. Sementara gw, gw paling gag bisa menemukan sesuatu yang baru, tapi kelebihan gw, gw seneng banget ngorek itu jauh lebih dalam. jadi gw pikir, ada untung e juga kan?? ^_^. misal nie, dy nemuin dinosaurus, nah ntar tugas gw adalah ngasih makan, bersihin pup e tuh dino, mandiin dino, dll.

0 komentar:

Template by : kendhin x-template.blogspot.com